Arsitektur, Berlin - Desny/Pixabay

Macam-macam Program Beasiswa ke Jerman untuk Pelajar Indonesia

By in Studi di Jerman on 24 Februari 2016

Jerman telah menjadi negara tujuan pendidikan terfavorit ke-5 di kalangan pelajar Indonesia setelah Australia, Amerika Serikat, Malaysia, dan Jepang. Bukan hanya perkara kualitas, Jerman juga kerap memberikan program beasiswa untuk mahasiswa internasional yang tentu sangat sulit untuk ditolak oleh pelajar dalam negeri.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang beasiswa apa saja yang bisa membawa calon mahasiswa asal Indonesia untuk menempuh kuliah di Jerman.

Beasiswa DAAD

DAAD merupakan sebuah lembaga asal Jerman yang bergerak di bidang pendidikan. Lembaga ini telah menjalin kerjasama dengan pemerintah di sejumlah negara, termasuk Indonesia, untuk memberikan beasiswa pada peserta yang dinyatakan lolos.

Beasiswa ini dibuka pada jenjang master dan doktoral, serta diperuntukkan bagi kalangan mahasiswa, dosen, maupun peneliti di sektor publik dan swasta. Sedangkan untuk mahasiswa S1 jurusan Sastra Jerman diberikan penawaran berupa summer course dan beasiswa studi selama 1 semester.

Untuk mendapatkan informasi seputar persyaratan dan cara mendaftar beasiswa DAAD, Anda dapat mengunjungi laman resmi www.daadjkt.org dan mengisikan aplikasi form yang tersedia.

Beasiswa IGSP Kemendiknas dan DIKTI (Germany Scholarship Programme)

DIKTI menyediakan program beasiswa kuliah di Jerman untuk jenjang Magister maupun Doktoral (S2 dan S3). Cara pendaftaran maupun syarat-syaratnya bisa Anda peroleh dengan mengakses situs resmi www.beasiswa.dikti.go.id, lalu pilih kategori ‘Beasiswa Luar Negeri’.

Beasiswa Riset Yayasan Alexander von Humboldt

Beasiswa ini khusus diberikan pada pelajar di jenjang pendidikan S2 dan S3 yang hendak melakukan pendalaman riset. Syarat dan cara mendaftar beasiswa riset dari Yayasan Alexander von Humboldt dapat dilihat langsung pada situs www.funding-guide.de

Beasiswa Heinrich Böll Foundation

Beasiswa ini sebenarnya disediakan mulai jenjang S1 hingga S3. Sayangnya, di Indonesia beasiswa ini hanya terbuka untuk jenjang pendidikan S2 dan S3 saja. Di tahun 2016 – 2017 ini, Heinrich Böll Foundation mengalokasikan 1.000 kuota beasiswa untuk pelajar internasional, tak terkecuali yang berasal dari Indonesia.

Pemohon beasiswa yang dinyatakan lolos akan difasilitasi untuk menyambung pendidikan di kampus-kampus ‘Fachhochschulen’ (ilmu terapan) atau universitas-universitas seni ‘Kunsthochschulen’ yang ada di Jerman. Masing-masing mahasiswa S2 akan menerima dana tunjangan sebesar 750 euro per bulan (sekitar Rp 11,1 juta). Sedangkan mahasiswa S3 akan mendapat tunjangan lebih besar, yakni sekitar 1.000 Euro perbulan (Rp 14,8 juta) plus tambahan 100 Euro untuk tunjangan bepergian dan tunjangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *